Reses DPRD Kabupaten Tangerang: M. Amud Serap Aspirasi Warga 7 Perumahan

KABUPATEN TANGERANG – Anggota DPRD Kabupaten Tangerang M. Amud menggelar reses, di Pondok Aspirasi Partai Golkar, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/2/2023).

Dalam kesempatan tersebut, ratusan warga yang berasal dari 7 perumahan yakni; warga Perum Grand Residance, Rajeg Asri, Granada Rajeg City, Rajeg Hill Residance, Rajeg Mekar Residance, Puri Harmoni, dan Perum Mekarsari 2 hadir di Pondok Aspirasi Golkar.

Perwakilan warga yang bernama Ahmad Rojali menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada M. Amud yang telah merealisasikan aspirasi warganya. “Alhamdulillah, aspirasi warga kami sudah banyak yang direalisasikan oleh Pak Amud. Kami sangat berterimakasih. Sebagai warga Rajeg kami bangga memiliki anggota DPRD seperti beliau (Amud, red) yang peduli dan merespon dengan cepat setiap keluhan dan aspirasi warga, ” kata Ketua RT 17 Perum Rajeg Asri ini.

Rojali menyebut sejumlah aspirasi warga yang telah direalisasikan antara lain; pengadaan tenda, sound system untuk ibu-ibu majelis taklim, sarana air bersih, balai warga, dan paving block. “Dari total 7 ruas jalan, 5 ruas jalan sudah selesai pengerjaannya,” terangnya.

Menurut Rojali, keberadaan M. Amud sebagai anggota DPRD Kabupaten Tangerang berkontribusi nyata bagi kepentingan warga di daerah pemilihan (dapil) IV yang meliputi Kecamatan Rajeg, Sindang Jaya, dan Pasar Kemis.

Di tempat yang sama, M. Amud menuturkan, sebagai wakil rakyat dirinya harus terus berjuang untuk kepentingan masyarakat. “Ini tugas dan kewajiban kami sebagai anggota Dewan untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar bisa direalisasikan,” kata Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang ini menambahkan, dalam menyerap dan merealisasikan aspirasi masyarakat dilakukan secara transparan dan terbuka, dengan melibatkan partisipasi semua elemen masyarakat.

“Kewajiban soal aturan mainnya sudah saya sampaikan, persoalan mau direspon atau tidak dikembalikan kepada masyarakat. Prinsipnya aspirasi ini dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat,” tandasnya.

Amud juga¬† berpesan kepada RT dan RW untuk transparan dan melibatkan partisipasi warga dalam pembangunan di wilayahnya. “Mari kita sama-sama bangun lingkungan kita, jaga suasana kondusif di lingkungan masing masing,” ujarnya.

Amud menambahkan, dari beberapa hari reses, ada sekitar 100 aspirasi masyarakat untuk diperjuangkan agar bisa direalisasikan pada tahun 2024 mendatang. (nhd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *