KANALTANGERANG.COM, TANGERANG – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Witel Banten terus memperkuat perannya dalam meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Sosialisasi UMKM Kota Serang yang digelar di Indibiz Experience Center, Jalan Letnan Jidun, Serang, Kamis (12/2/2026)
Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan digitalisasi. Kegiatan yang diprakarsai Telkom Banten tersebut menghadirkan Diefa Riyadi selaku Head of Telkom Daerah (HoTDa) Cilegon dan diikuti sekitar 30 pelaku UMKM di wilayah Kota Serang.
Agenda utama berupa pelatihan sertifikasi halal disampaikan oleh Alfathu Kabiru Rifai, memberikan pemahaman komprehensif terkait proses, persyaratan, hingga urgensi sertifikasi halal dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Dalam kesempatan tersebut, Diefa Riyadi menegaskan bahwa penguatan UMKM harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi legalitas, tetapi juga transformasi digital. “Kami ingin UMKM di Serang tidak hanya memenuhi aspek sertifikasi halal, tetapi juga mampu memanfaatkan solusi digital untuk meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar. Telkom hadir untuk mendampingi proses tersebut secara berkelanjutan,” ujarnya.
Telkom tidak hanya berperan sebagai fasilitator kegiatan, tetapi juga sebagai akselerator transformasi digital bagi pelaku usaha. Momentum sosialisasi dimanfaatkan untuk memperkenalkan berbagai solusi digital yang relevan dan aplikatif, mulai dari konektivitas andal hingga layanan digital pendukung operasional bisnis.
Menurut Diefa, kolaborasi menjadi kunci dalam mendorong UMKM naik kelas. “Ekosistem yang kuat dibangun melalui sinergi. Kami membuka ruang diskusi agar kebutuhan pelaku usaha dapat kami pahami secara langsung, sehingga solusi yang ditawarkan benar-benar tepat sasaran,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Telkom juga membuka ruang dialog interaktif guna menggali tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, baik dari sisi operasional, pemasaran, maupun pengelolaan usaha. Hasil diskusi menjadi dasar bagi Telkom dalam merancang pendekatan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ke depan, Telkom Witel Banten berkomitmen untuk terus menghadirkan program peningkatan kapasitas secara berkelanjutan dan memperluas jangkauan pendampingan. Dengan pendekatan terintegrasi antara literasi regulasi dan pemanfaatan teknologi, Telkom optimistis UMKM dapat tumbuh lebih resilien dan berdaya saing di era digital. (nhd)






