KANALTANGERANG.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menyaluran bantuan pangan tahap ke-3 di 10 Desa lokus penanganan stunting. Jumlah penerima manfaat sebanyak 750 keluarga risiiko stunting
Penyaluran dilaksanakan dari tanggal 24-28 Agustus 2026 di 10 desa lokus stunting yaitu: Desa Salembaran Jaya, Kecamatan Kosambi, Desa Kebon Cau dan Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Desa Gaga, Kecamatan Pakuhaji, Kelurahan Pakuhaji, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Desa Gunung Kaler, Kecamatan Gunung Kaler, Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg dan Dasa Gempolsari, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Dr Ujang Sudartono mengatakan, penyaluran bantuan pangan untuk penanganan stunting kali ini merupakan lanjutan dari rencana penyaluran bantuan pangan sebanyak 4 tahap. Tahap pertama dan kedua dilaksanskan di bulan Mei dan Juni, tahap ketiga di bulan Agustus ini dan tahap terakhir akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2026.
“Bantuan pangan ini sebagai upaya langkah Pemkab Tangerang dalam mencegah stunting di keluarga yang risiko stunting. Karena itu kami fokus pembenahan gizi keluarga. Keluarga berisiko stunting adalah keluarga yang memiliki satu atau lebih faktor yang berpotensi menyebabkan anak mengalami gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis,” ujar Ujang
Ada beberapa faktor risiko utama yang menyebabkan stunting seperti kondisi ekonomi dan sosial: Keluarga prasejahtera atau miskin, tingkat pendidikan orang tua yang rendah. Lingkungan: Sanitasi lingkungan yang buruk dan tidak memiliki akses air minum atau air bersih yang layak.

Kelompok Rentan: remaja putri atau calon pengantin.Ibu hamil, Ibu menyusui atau keluarga dengan anak usia 0–23 bulan dan 24–59 bulan.
Penanganan stunting adalah memastikan anak tumbuh dan berkembang secara optimal untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul di masa depan.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Abdul Munir, SP, M.Si menambahkan, penyaluran bantuan pangan di tahap ketiga ini sebanyak 750 paket bantuan di 10 desa lokus, masing-masing desa mendapatkan 75 paket.
Adapun bantuan pangan yang disalurkan tahap 3 ini yaitu: minyak kemiri, rhisoya, tempe semangit, minyak goreng, kacang hijau, gula pasir, dan daging ayam broiler.
“Penyaluran bantuan pangan ini bekerjasama dengan kader posyandu dan pemerintah desa. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga penyaluran bantuan pangan untuk penanganan stunting berjalan dengan baik,” kata Munir, alumni Fakultas Pertanian Universitas Mataram.






