Kapolres: Perbedaan Pendapat antar Umat Beragama harus Disikapi dengan Bijak

  • Bagikan

PANONGAN-Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Irman Sugema meminta kepada masyarakat untuk bijak dalam menyikapi perbedaan antar umat beragama.

Hal ini diungkapkan Irman saat silaturahmi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), MUI, Muspika Kecamatan Panongan, tokoh agama dan tokoh masyarakat Kecamatan Panongan, di ruang serba guna Citra Raya Sport Club, Selasa (22/9/2015).

Menurut Irman, kerukunan antar umat beragama sangat penting dan berpengarauh terhadap Kamtibmas yang tidak kondusif. Kejadian di Tolikara Papua kata dia jangan sampai terjadi di Kabupaten Tangerang. Perbedaan pendapatan antar umat beragama apabila tidak disikapi dengan baik dan bijak maka bukan tidak mungkin akan terjadi perpecahan yang tidak diinginkan.

Irman juga menambahkan, budaya saling hormat menghormati, saling jaga antar sesame dan toleransi harus dijunjung tinggi. Hal inilah kata Irman yang harus dijaga di tengah masyarakat.

“Prinsipnya adalah kalau ada masalah sosial kita harus duduk bersama, kita selesaikan bersama secara musyawarah mufakat. Tolong saya minta kaau ada masalah kecil harus langsung di selesaikan jangan menunggu masalah menjadi besar. Mari duduk bersama, perbedaan pendapat silahkan sampaikan dengan benar, apabila ada yang tidak sesuai silahkan tempuh melalui jalur yang hokum yang ada,” katanya.

Ia juga berharap agar masyarakat tidak selalu mengerahkan massa ketika menyikapi sebuah perbedaa. “Selesaikan dengan komunikasi, kami menggagas acara ini untuk mewadahi dan menjembatani semua pihak. Kami juga mohon dukungan dari masyarakat,” ucap Irman.

Sementara itu Plt Asisten Bidang Pemerintahanan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Tangerang H. Arsyad Husein mengatakan, kerukunan umat beragama sangat penting di tengah tingginya heterogenitas di Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap jangan sampai di Kabupaten Tangerang ini ada kejadian atau insiden seperti yang terjadi di wilayah lainnya. Kita harus jaga bersama wilayah Kabupaten Tangerang ini dari hal tersebut dengan selalu menjunjung tinggi bihneka tunggal ika yang menjadi slogan dari NKRI,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang di bawah kepemimpinan Bupati Zaki Iskandar kata Arsyad sangat memperhatikan betul masalah kehidupan beragama di Kabupaten Tangerang. Hal ini kata dia dibuktikan dengan selalu menghimbau kepada kaum mayoritas untuk selalu menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama.

Pemkab Tangerang tambah Arsyad meminta dukungan kepada masyarakat, pemuka agama, dan unsur terkait, karena pada dasarnya pemerintah tidak bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan dan dorongan dari masyarakatnya sendiri terlebih masalah kerukunan umat.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa membawa manfaat dan kerukunan umat dapat terus terjaga sehingga Kamtibmas di Kabupaten Tangerang, khususnya di Kecamatan Panongan dapat terjaga,” tandasnya. (bar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *