Hanura Banten Minta Presiden Jokowi Pecat Wiranto dari Kabinet

SERANG-DPD Partai Hanura Banten meminta agar Presiden Joko Widodo segera memecat Menkopolhukam Wiranto dari kabinet.

Pendiri Hanura ini dinilai melakukan berbagai manuver yang bisa menenggelamkan kiprah dan keberadaan Hanura di tengah masyarakat.

“Seharusnya   Menkopolhukam  menjadi teladan dalam hal ketaatan terhahaap hukum, menjaga stabilitas politik dan HAM. Tapi  ini  justru melakukan tindakan yang sebaliknya,” ujar Ketua DPD Partai Hanura Banten, H Ahmad Subadri, Minggu (8/7/2018).

Keberadaan Wiranto  saat ini justru dinilai  merongrong  kewibawaan pemerintah. “Wiranto sudah  tidak layak lagi berada  di Kabinet Jokowi-JK,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Haji Badri ini juga meminta agar seluruh kader Hanura di Banten terus bekerja keras demi memenangkan Pemilu 2019.

Menurut Haji Badri para kader dan simpatisan tidak perlu risau terkait keabsahan kepemimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) dan Herry Lontung Siregar di DPP Hanura.

Hal ini kata dia, diperkuat dengan keluarnya surat Menkumham RI tertanggal 6 Juli 2018. Surat tersebut, menegaskan bahwa SK Menkumham RI No. M.HH-01.AH.11-01 tertanggal 17 Januari 2018 tentang Restrukturisasi, Reposisi dan Revitalisasi Pengurus DPP Partai Hanura Masa Bakti 2015-2020.

“Dengan mengacu pada surat Menkumham RI tersebut, KPU menegaskan bahwa pihak yang sah dan berhak mendaftarkan Caleg pada Pileg 2019 adalah Hanura di bawah kepemimpinan OSO-Herry Lontung Siregar,” tegas Haji Badri. (asn)

 

 

Banten