Reses Anggota DPRD Kabupaten Tangerang: Warga Disarankan Bentuk KPM

  • Bagikan

TANGERANG-Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Banten, Burhan, menyarankan masyarakat untuk membentuk kelompok penerima manfaat (KPM). Melalui KPM, warga bisa mengajukan permohonan bantuan modal atau anggaran.

Hal itu disampaikan Burhan saat menggelar reses di Perumahan Taman Kirana Surya, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear, Jumat (10/12/2021).

Anggota  Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, mengaku reses ketiganya untuk menyerap aspirasi masyarakat yang berada di daerah pemilihan (Dapil) I, meliputi Kecamatan Solear, Balaraja, Cisoka, Tigaraksa, Jambe dan Jayanti.

Puluhan warga yang terdiri dari Ketua RT RW dan tokoh masyarakat yang hadir saat reses anggota DPRD itu, mengajukan berbagai usulan pembangunan. Namun seperti biasanya, aspirasi warga didominasi keinginan peningkatan infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kecamatan Solear.

“Aspirasi (masyarakat) ini akan kami serap, agar bisa dianggarkan tahun 2022, atau bisa juga direalisasikan pada 2023,” ungkap, Burhan di hadapan konstituennya.

Burhan menegaskan, pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di tengah Pandemi COVID-19 juga menjadi skala prioritas pembangunan di Kabupaten Tangerang, termasuk di Dapilnya.

“Pembangunan SDM (sumber daya manusia) dan pengembangan ekonomi kerakyatan juga perlu ditingkatkan, terutama para pelaku UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) masih butuh pembinaan dan bantuan modal,” katanya.

Program pemberdayaan masyarakat, menurut Burhan, bisa menjadi solusi bagi warga untuk menambah pendapatan. Seperti melalui budidaya tanaman hidroponik. Program itu, menurut Burhan,bisa dilakukan warga tanpa memerlukan biaya atau lahan yang besar.

“Budidaya tanaman hidroponik bisa menjadi ladang usaha baru bagi warga di tengah Pandemi COVID-19 saat ini,” imbuh Burhan.

Untuk itu, Burhan menyarankan warga untuk membentuk kelompok penerima manfaat (KPM). Melalui KPM, lanjut Burhan, warga nantinya bisa mengajukan anggaran, misalnya untuk kegiatan budidaya tanaman hidroponik.

“Bisa juga membentuk KPM bidang kebutuhan pokok (Sembako), marketingnya warga sendiri, ini salah satu program pemberdayaan lingkungan untuk memajukan ekonomi rakyat,” saran Burhan. (Asn)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *