Pemkab Tangerang Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Pokok di Bulan Ramadhan-Jelang Idul Fitri Aman dan Terkendali

KANALTANGERANG COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP ) Kabupaten Tangerang memastikan ketersediaan bahan pangan pokok dalam menghadapi momentum Ramadhan dan Idul Fitri berada dalam kondisi aman dan terkendali.

Komoditas pangan strategis yang dipantau meliputi beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir, serta minyak goreng.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono mengatakan, dalam memastikan ketersediaan dan stabilitas pasokan pangan tersebut, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang terus melakukan koordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang serta Perum Bulog Cabang Tangerang. Koordinasi ini dilakukan terutama dalam pengumpulan dan pemantauan data ketersediaan komoditas di pasar induk, pasar tradisional, ritel modern, serta jaringan agen dan distributor.

Berdasarkan hasil pemantauan, kebutuhan beras di Kabupaten Tangerang tercatat sebanyak 30,033 ton dengan ketersediaan mencapai 207,745 ton. Untuk komoditas bawang merah, kebutuhan sebesar 1,113 ton dengan ketersediaan 2.180 ton. Bawang putih memiliki kebutuhan sebesar 598 ton dengan ketersediaan 710 ton. Sementara itu, cabai besar memiliki kebutuhan 1,503 ton dengan ketersediaan 1,788 ton, dan cabai rawit dengan kebutuhan 980 ton serta ketersediaan 1,603 ton.

Pada komoditas protein hewani, stok daging sapi yang berada di feedlotter maupun Rumah Potong Hewan (RPH) dan cold storage masih mencukupi dengan kebutuhan sebesar 858 ton dan ketersediaan mencapai 4,811 ton.

Daging ayam juga dalam kondisi aman dengan kebutuhan sebesar 5,121 ton dan ketersediaan 15,827 ton. Meskipun demikian, terdapat kecenderungan kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya, meskipun pasokan dari luar daerah masih berjalan normal.

Untuk komoditas telur ayam, produksi masih sangat mencukupi dengan kebutuhan sebesar 5,641 ton dan ketersediaan mencapai 7,558 ton. Pasokan dari luar daerah juga masih berjalan lancar meskipun terdapat tren kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, ketersediaan gula pasir juga berada dalam kondisi aman dengan kebutuhan sebesar 2,559 ton dan ketersediaan mencapai 4,112 ton. Pasokan gula relatif stabil karena masih terdapat carry over stok dari impor maupun hasil produksi pada musim giling sebelumnya di daerah produsen. Untuk minyak goreng, pasokan dari luar daerah juga masih berjalan stabil dengan kebutuhan sebesar 3,516 ton dan ketersediaan tercatat 3,189 ton.

Secara umum, kondisi ketersediaan pangan pokok di Kabupaten Tangerang menjelang Ramadhan dan Idul Fitri berada pada kategori aman dan mencukupi. Namun demikian, stabilitas pasokan dari luar daerah tetap menjadi faktor penting yang perlu terus dijaga guna memastikan ketersediaan pangan tetap stabil di tengah meningkatnya permintaan masyarakat.

“Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap perkembangan harga dan ketersediaan pangan di pasar tradisional maupun pasar modern, serta berkoordinasi dengan Bulog, BUMD, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang,” kata Ujang.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga Idul Fitri dapat terpenuhi dengan baik, sehingga kondisi pangan di wilayah Kabupaten Tangerang tetap aman, stabil, dan terkendali. (ADV)

Exit mobile version