KANALTANGERANG.COM, SERANG – Satuan Komunitas Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) Banten menyelenggarakan kegiatan Pelantikan Pimpinan Satuan Komunitas Daerah (Pinsakoda) dan Majelis Pembimbing Satuan Komunitas Daerah (Mabisakoda) Banten Periode 2026–2031. Acara pelantikan digelar di Kantor Kwarda Gerakan Pramuka Banten, serta dirangkaikan dengan Seminar Kepramukaan, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola organisasi kepramukaan di lingkungan Sekolah Islam Terpadu di Provinsi Banten. Pelantikan diharapkan mampu memperkuat peran Pramuka SIT sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, serta pengembangan generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Dalam kegiatan tersebut, Luki Saputra, M.Pd, yang juga Kepala SD Terpadu Al-Qudwah Lebak, resmi dilantik sebagai Ketua Pinsakoda SIT Banten Periode 2026–2031. Sementara itu, jajaran Mabisakoda dan para pemangku kepentingan kepramukaan turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan gerakan Pramuka di lingkungan SIT.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan juga diisi dengan seminar kepramukaan yang membahas pengembangan satuan komunitas, peningkatan kompetensi pembina, serta penguatan kolaborasi antara sekolah, yayasan, dan kwartir gerakan Pramuka.
Usai dilantik, Luki Saputra menyampaikan bahwa amanah yang diterima merupakan tanggung jawab besar dalam membangun ekosistem kepramukaan SIT yang lebih maju, adaptif, dan berdampak, baik di lingkungan Sekolah Islam Terpadu maupun Tingkat Kwartir Daerah dan Nasional.
“Kami berkomitmen menjadikan Pramuka SIT Banten sebagai wadah pembinaan karakter yang unggul, kolaboratif, dan relevan dengan tantangan zaman. Sinergi antar sekolah, pembina, kwartir, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menghadirkan gerakan Pramuka yang inspiratif dan berdaya guna bagi generasi muda,” ujarnya.
“Alhamdulillah, saya menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan sebagai Ketua Pinsakoda SIT Banten periode 2026–2031. Amanah ini bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab bersama untuk memajukan Gerakan Pramuka di lingkungan Sekolah Islam Terpadu di Banten,’’ tambahnya.
Luki juga menegaskan bahwa ke depan pihaknya akan membangun kolaborasi yang kuat antara sekolah, yayasan, pembina, dan kwartir agar Pramuka SIT mampu menjadi wadah pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Melalui kepengurusan baru periode 2026–2031, Pinsakoda SIT Banten diharapkan mampu memperkuat program pembinaan, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia kepramukaan, serta menghadirkan inovasi yang mendukung terwujudnya generasi berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Banten, Suwaib Amiruddin, menyambut baik bergabungnya SAKO Pramuka SIT sebagai bagian dari keluarga besar Pramuka Banten.
Ia menegaskan bahwa Kwarda Banten terbuka untuk seluruh elemen Gerakan Pramuka dan siap menjadi rumah bersama bagi seluruh satuan komunitas.
“Kalau kita menganggap ini rumah bersama, maka kita harus merawat dan membenahinya bersama-sama. Kwarda adalah rumah kita semua dan harus dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan yang membangun Gerakan Pramuka,” ujar Suwaib.(*)





