“Dana Desa jangan Dipakai untuk Membangun Kantor Desa”

KRESEK-Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar mengingatkan para Kepala Desa untuk tidak menggunakan dana desa untuk pembangunan kantor desa. Dana desa harus digunakan untuk kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya mengingatkan kepada Kepala Desa agar bisa menjadi pelayan masyarakat. Karena sekarang itu birokrat sebagai pelayan masyarakat, bukan raja masyarakat. Dan harus mampu menjadi pelayan masyarakat seutuhnya. Jangan ngantor seenaknya saja,” kata Zaki saat melakukan Saba Desa di Kecamatan Kresek, Rabu (11/11).

Kegiatan Saba Desa kata Zaki, merupakan wujud nyata keseriusan Pemkab Tangerang menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di lapangan. Kegiatan ini juga menurut Zaki dapat dijadikan sebagai ajang silaturahmi antar Pemkab Tangerang dengan masyarakat Desa yang ada di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Kegiatan Saba Desa ini bisa memberikan dan membentuk formulasi untuk lebih mensejahterakan masyarakat. Kami dapat menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Kita jadi mengetahui kebutuhan apa yang diinginkan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Camat Kresek H. Ahmad Kasori mengatakan, kegiatan Saba Desa ini bertujuan untuk mengetahui apa yang terjadi di masyarakat dan mengetahui permasalahan serta keinginan dan harapan masyrakat Kresek dan sekitarnya. “Alhamdulillah Bapak Bupati bisa hadir di Kresek dan menyapa langsung masyarakat. Dengan kehadiran Pak Bupati juga masyarakat bisa melihat langsung dan bertemu langsung dengan sosok pemimpinnya. Masyarakat juga bisa menyampaikan aspirasinya langsung kepada Pak Bupati,” ucapnya.

Sementara itu Sutrisno, Kepala Desa Kronjo Kecamatan Kronjo mengungkapkan, dirinya bisa langsung menyampaikan aspirasinya kepada Bupati. “Saya ingin menyampaikan kepada Pak Bupati bahwa SDM pemerintah, baik di tingkat desa maupun kecamatan masih belum memahami teknologi informasi. Sehingga pelayanan masyarakat masih sedikit terhambat. Selain itu, masih banyak sarana prasarana infrastruktur yang memprihatinkan. Sarana pendidikan yang kurang memadai, serta saluran irigasi yang rusak,” ungkapnya. (abr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *