TANGERANG SELATAN – Telkom Indonesia melalui Tim Community Development Witel Banten yang diwakili oleh Sidik melakukan penyerahan resmi kemasan produk kepada pelaku UMKM, Eva Wahyuningsih, selaku pemilik usaha Sri Juwana Makmur. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif nasional Packfest 2025, program unggulan Telkom untuk mendorong UMKM memiliki kemasan yang lebih berkualitas dengan biaya yang sangat terjangkau, Minggu (6/7/2025).
Kemasan yang diterima oleh Eva dirancang untuk produk olahan makanan rumahan yang dipasarkan secara lokal maupun digital. Penggunaan kemasan berkualitas diproyeksikan dapat meningkatkan daya saing Sri Juwana Makmur di pasar modern dan menambah kredibilitas brand lokal.
Data per 7 Juli 2025 mencatat bahwa lebih dari 570 UMKM di berbagai wilayah telah mendaftar melalui umkdigital.id, hal ini menunjukkan tingginya minat pelaku usaha terhadap program ini. Kemasan tak sekadar pembungkus, namun juga identitas produk yang meyakinkan konsumen. Dengan tampilan yang lebih profesional, produk seperti yang dimiliki oleh Sri Juwana Makmur akan lebih mudah diterima oleh pasar ritel maupun e-commerce, membuka potensi ekspansi usaha ke skala yang lebih luas. Ini merupakan langkah nyata menuju transformasi UMKM digital yang berdaya saing.
Program Packfest 2025 menunjukkan bahwa kolaborasi antara korporasi dan sektor UMKM dapat menghasilkan dampak positif yang konkret. Telkom, sebagai perusahaan teknologi, berhasil menghadirkan solusi nyata yang menjembatani kebutuhan pelaku usaha terhadap branding dan kemasan modern, sekaligus membantu meningkatkan kapasitas bisnis rakyat secara inklusif.
Penyerahan simbolis ini menjadi bukti bahwa UMKM tidak berjalan sendiri. Dengan dukungan Telkom dan sinergi lintas sektor, usaha mikro seperti Sri Juwana Makmur memiliki peluang besar untuk naik kelas, tampil lebih kompetitif, dan berkontribusi aktif pada ekonomi nasional. (nhd)