KANALTANGERANG.COM, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Persatuan Moderat Nasional (DPP PMN) menerima bantuan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia berupa delapan unit alat kesenian Islam Hadroh. Bantuan tersebut diberikan usai dilakukan monitoring dan evaluasi pada tanggal 26 November 2025, dengan hasil yang dinilai sangat memuaskan oleh pihak Kementerian Kebudayaan.
Hasil monitoring tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan bantuan berjalan sesuai tujuan, transparan, dan tepat sasaran. Atas dasar itu, Kementerian Kebudayaan menyatakan kepercayaan penuh kepada DPP PMN dalam mengelola dan mengembangkan kesenian Islam sebagai bagian dari pelestarian budaya nasional.
Ketua Umum DPP PMN, Kiki Fauzi, menyampaikan apresiasi kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon serta Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, ini menjadi bukti bahwa pemerintah saat ini memberi perhatian dan dukungan nyata terhadap pengembangan kebudayaan dan kesenian Islam di Nusantara.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon dan Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan dan kepercayaannya. Ini menjadi bukti nyata bahwa Presiden Prabowo sangat peduli terhadap kebudayaan Islam serta memperhatikan peran organisasi kaum moderat dalam menjaga persatuan dan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Kiki Fauzi juga menegaskan bahwa bantuan tersebut akan dimanfaatkan secara maksimal untuk pembinaan seni budaya Islam, khususnya hadroh, sebagai media dakwah moderat, edukatif, dan perekat persatuan umat.
“Alat hadroh ini Insha Allah sangat bisa membantu anak-anak dan remaja yang dinaungi dan dibina oleh DPP PMN, untuk lebih giat berkesenian dan bisa menyalurkan bakat positif mereka,” jelas Kiki Fauzi di Kantor DPP PMN di Jl. Mangga Besar IV E No. 12A, RT 07 RW 02, Tamansari, Jakarta Barat.
“Ke Depan, DPP PMN berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan nasional yang berakar pada nilai-nilai moderasi, keislaman, dan kebangsaan,” pungkasnya.
