Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Ajak Warga Manfaatkan Mudik Gratis

KANALTANGERANG.COM, TANGERANG – Bulan Ramadan telah berlalu dua pekan. Warga yang hendak pulang kampung menjelang Idul Fitri nanti, diimbau bisa memanfaatkan program mudik gratis yang telah dibuka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang.

Imbauan tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhamad Amud saat menggelar kegiatan silahturahmi bersama ratusan warga, yang didominasi kaum ibu di Pondok Aspirasi, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Muhamad Amud yang juga politisi Partai Golkar ini juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menginformasikan program-program Pemkab Tangerang bagi warga yang membutuhkan, seperti program mudik gratis ini.

Ia mengimbau warga untuk memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang diselenggarakan Pemkab Tangerang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tangerang.

“Pemkab Tangerang telah membuka mudik gratis setiap tahun. Nah manfaatkan sebaik-baiknya bagi warga yang ingin mudik,” ujar Amud di hadapan ratusan kaum ibu rumah tangga.

Amud juga menyampaikan  program mudik gratis telah dibuka sejak jauh hari, agar warga bisa menyesuaikan dengan waktu mudik. Tata cara pendaftarannya juga sudah beredar di berbagai media umum dan media sosial (Medsos).

Baca Juga:  Kabupaten Tangerang Raih Korpri Award 2025 Kategori Kepengurusan Kabupaten Terbaik Nasional

“Mudik gratis adalah upaya pemerintah daerah untuk membantu warga agar bisa merayakan lebaran di kampung halaman dengan aman dan nyaman,” tambahnya.

Dalam silahturahmi bersama ratusan kaum ibu tersebut, Muhamad Amud juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kesolidan, khususnya para kader srikandi Partai Golkar yang tersebar di sejumlah perumahan.

Politisi yang juga pernah berkiprah sebagai jurnalis ini, menyebut tradisi silaturahim merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi para kader untuk menjaga dan mengawal marwah partai, khususnya Golkar selama ini.

“Hari ini kami awali silaturahmi dengan kader di perumahan. Selanjutnya ke semua basis kader hingga menjelang Lebaran. Kami targetkan 6.000 kader di Dapil 4 bisa selesai sebelum Idul Fitri,” kata Amud.

Baca Juga:  Perkuat Sinergi Pengrajin Banten, Dekranasda Pandeglang Studi Tiru ke Kabupaten Tangerang 

Amud juga mengajak seluruh warga untuk bersyukur atas kedamaian dan toleransi umat beragama yang ada di Indonesia, khususnya Kabupaten Tangerang.

“Kita semua berharap seluruh umat Muslim bisa menjalankan ibadah puasa dan merayakan Idul Fitri dengan tenang, nyaman, dan damai tanpa gangguan apapun,” imbuhnya.

Ajak Kaum Ibu Hidupkan Lagi Budaya Cocok Tanam

Silahturahmi warga yang didominasi kaum emak-emak itu, juga dihadiri Anggota DPR RI  Andi Achmad Dara. Wakil rakyat dari Fraksi Golkar tersebut sedang menggelar kunjungan kerja (Kunker) di daerah pemilihan Tangerang Raya.

Dalam silahturahmi ini, politisi yang akrab disapa Andi Dara itu mendorong warga, khususnya kaum ibu di Kabupaten Tangerang untuk menghidupkan kembali budaya bercocok tanam di lahan milik sendiri.

Ajakan ini disampaikan Andi Dara sebagai langkah strategis dalam menghadapi ancaman inflasi dan kenaikan harga bahan pokok akibat ketidakpastian ekonomi global.

Baca Juga:  Bupati Tangerang Lantik Dirops Perumda Pasar NKR

Andi Dara menyebut kaum ibu memegang peranan kunci dalam mengelola ekonomi keluarga di masa sulit. Ia mengajak warga untuk memanfaatkan lahan terbatas guna menanam kebutuhan pokok secara mandiri. Ajakan ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.

“Saya mengajak kaum ibu menjadi supply chain di dapur sendiri. Dengan menanam cabai, tomat, beternak ayam petelur. Budaya ini harus dihidupkan lagi agar kita tidak sepenuhnya bergantung pada pasar,” ujar Andi.

Selain itu, sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Andi mengatakan, pemerintah saat ini sedang melakukan pembenahan tata kelola subsidi agar lebih tepat sasaran. Salah satunya sinkronisasi data pelanggan listrik 450 Watt dan distribusi pupuk.

Ia menambahkan, efisiensi anggaran pusat dan daerah terus diperjuangkan agar dana desa serta bantuan sosial (Bansos) dapat terserap tepat waktu tanpa mengalami kendala birokrasi. (asn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *