Pemkab Tangerang Sosialisasikan Stop Boros Pangan Melalui Alat Peraga Reklame di 29 Kecamatan

KANALTANGERANG.COM, TANGERANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mengkampanyekan Stop Boros pangan kepada masyarakat melalui alat Peraga yang distribusikan kepada 29 kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid menjelaskan, stop boros pangan adalah gerakan untuk mencegah terbuangnya makanan pada tahap konsumsi (food waste) atau hilang saat proses produksi dan distribusi (food loss).

Tujuannya adalah menjaga ketahanan pangan, menekan volume sampah organik, dan menghargai kerja keras produsen makanan.

“Karena itu Pemkab Tangerang hadir untuk kampanyekan stop boros pangan melalui alat peraga reklame kepada masyarakat. Harapannya agar masyarakat Kabupaten Tangerang mengerti tentang Stop Boros Pangan,” ujarnya.

Mengapa Gerakan Ini Penting?

Dampak Lingkungan: Sisa makanan yang tertimbun di TPA akan membusuk dan menghasilkan gas metana yang memicu perubahan iklim.

Krisis Sosial: Jutaan ton makanan terbuang percuma, padahal masih banyak masyarakat yang mengalami kelaparan atau rawan pangan.

Kerugian Ekonomi: Membuang makanan berarti membuang uang, energi, dan sumber daya alam (seperti air dan lahan) yang digunakan untuk memproduksinya.

Cara Sederhana Menerapkannya:

Aksi ini bisa dimulai dari hal kecil di rumah atau saat Anda makan di luar: Rencanakan Belanja (Meal Planning): Buat daftar belanjaan sesuai kebutuhan agar tidak mudah lapar mata, Ambil Secukupnya: Ambil porsi makan yang wajar dan pastikan dihabiskan, Simpan dengan benar, Atur penyimpanan bahan makanan di kulkas sesuai karakternya agar tidak cepat busuk, Periksa Tanggal Kadaluwarsa: Gunakan prinsip FIFO (First In, first out)-konsumsi bahan makanan yang dibeli lebih dulu, Kreasikan sisa makanan: olah kembali sisa bahan makanan menjadi hidangan baru yang menarik, Bungkus atau donasikan: Selalu minta take away jika makanan di restoran tidak habis, atau donasikan makanan berlebih yang masih layak konsumsi.

Exit mobile version