UMT Teguhkan Semangat MUGA pada Milad Ke-17, Fokus Tingkatkan Mutu dan Daya Saing

UMT meneguhkan semangat #MUGA pada Milad ke-17 dengan fokus meningkatkan mutu, daya saing, dan mewujudkan visi World Class University.
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Prof. Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., menyerahkan tumpeng kepada Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMT, Dr. H. Saiman Sholeh, M.Pd., pada puncak peringatan Milad ke-17 UMT di Aula Jenderal Soedirman, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026). Penyerahan tumpeng menjadi simbol rasa syukur atas perjalanan 17 tahun UMT sekaligus semangat memperkuat mutu, daya saing, dan kebersamaan dalam membangun kampus yang unggul, inklusif, dan berdampak. (Foto: Ist)

KANALTANGERANG.COM, TANGERANG – Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) meneguhkan semangat #MUGA (Make UMT Great Again) pada peringatan Milad ke-17 sebagai komitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, memperkuat daya saing, dan mempercepat transformasi menuju perguruan tinggi berkelas dunia. Komitmen tersebut disampaikan dalam Sidang Senat Terbuka di Aula Jenderal Soedirman, Kampus UMT, Jalan Perintis Kemerdekaan I, Kota Tangerang, Senin (3/8/2026).

Mengusung tema “Unggul, Inklusif, dan Berdampak”, Milad ke-17 menjadi momentum bagi UMT untuk merefleksikan capaian sekaligus memperkuat strategi pengembangan institusi agar mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di tingkat nasional maupun global.

Rektor UMT, Prof. Dr. H. Desri Arwen, M.Pd., mengatakan semangat #MUGA bukan sekadar slogan, melainkan dorongan untuk terus meningkatkan kualitas akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bagian dari Catur Dharma Perguruan Tinggi.

“Keunggulan yang kami bangun mencakup Catur Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kami ingin UMT memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat,” ujar Desri.

Ia menjelaskan, peningkatan mutu akademik terus menunjukkan hasil positif. Saat ini UMT memiliki 36 program studi, dengan sembilan program studi telah berstatus unggul. Capaian tersebut meningkat dibandingkan saat dirinya mulai memimpin UMT, ketika kampus itu baru memiliki dua program studi unggul dan akreditasi institusi belum memperoleh predikat unggul.

“Target kami berikutnya adalah seluruh program studi menjadi unggul sehingga kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.

Selain memperkuat mutu akademik, UMT juga terus mengembangkan kapasitas kelembagaan melalui pendirian Fakultas Kedokteran. Desri mengungkapkan proses pendiriannya telah mencapai sekitar 90 persen dan diharapkan segera rampung sehingga dapat menerima mahasiswa baru pada tahun ini.

“Mendirikan Fakultas Kedokteran memang tidak mudah, tetapi kami optimistis prosesnya segera selesai sehingga UMT dapat memberikan kontribusi yang lebih besar di bidang kesehatan,” ujarnya.

Dalam pidato refleksinya, Desri mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan perjalanan 17 tahun UMT sebagai motivasi untuk terus berinovasi, memperkuat integritas, dan membangun kolaborasi.

Melalui semangat #MUGA, UMT juga berkomitmen mempererat sinergi dengan pemerintah, dunia usaha, dunia industri, dan media untuk mewujudkan visi sebagai World Class University, Islamic, Based Green Industry, sekaligus menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. (*)

Exit mobile version